Menyukai lawan jenis itu menyakitkan, ya?
Tidak ada yang salah, tidak ada masalah
Namun rasanya hari bisa begitu sesak hingga sulit bernafas
Melihat dia bersama yang lain membuat dada terasa
sesak
Terus-menerus mencari tahu kabarnya mealui sosial
media, hingga tidak bisa fokus pada pekerjaan yang dilakukan.
Beberapa waktu
lalu, Tuhan memberikanku petunjuk
Bahwasanya Nabi sangat berempati pada mereka yang
sedang jatuh cinta
Bahkan mereka
yang tengah jatuh cinta namun tetap menjaga diri dan kehormatannya diumpamakan
Nabi sebagai orang yang tengah berjihad
Rasanya senang, bahwa
diantara banyaknya insan yang mencemooh, menganggap cinta yang kualami ini
sebagai lelucon, justru manusia yang paling dicintai Allah sangat berempati
kepadaku
Jika boleh jujur dan
diberikan pilihan, tentu aku tidak ingin begini
Ingin move on, ingin
menguasai diri
Tidak lagi
terus-menerus mencari tahu kabarnya, tidak ingin cemburu buta, tidak ingin
menghabiskan waktu dan tenaga memikirkan dia
Namun nyatanya, Nabi
saja tahu kita tidak bisa menguasai hati
Karena jatuh cinta
adalah rahasia hati
Tidak pernah tahu akan
pada siapa Ia berlabuh
Tidak pernah tahu akan
seburuk apa ombak berlalu
Dan tidak pernah tahu
kemana angin akan berhembus
Yang aku tahu, setiap
hari ketika melihatnya aku hanya bisa menundukkan pandanganku
Yang aku tahu, setiap
kali melihat dia bersama wanitanya ada luka perih yang muncul
Yang aku tahu, walau
tahu cinta ini bertepuk sebelah tangan, namun hati tetap tak kunjung menjauh
Begitu indahnya kisah
romantisme hidupku
Diantara banyaknya
lawan jenis diluar sana, hatiku tetap melihat iman sebagai kriteria utama
Menyukai lelaki sholih
itu sulit, ya?
Namun di satu sisi,
bangga juga
Walau tidak bisa
bersama, namun karenanya ada sedikit nyala semangat untuk bergerak menjadi
wanita sholihah
Karena dia, rasa kagum
pada agamaku meningkat
Karena menyukainya yang
amat mencintai Al-Quran membuat diri ini ingin seperti itu juga
Nyatanya, aku tetap
bangga dan tetap senang
Walau tidak bisa
bersama, namun karenanya aku bisa upgrade diri menjadi wanita yang mencoba
dekat pada agama
Sampai saat ini walau
penuh dengan penolakan, aku tetap bangga pada hatiku sendiri
Hati yang bisa memilih
dan tahu kemana harus berlabuh
Selalu bisa merasakan
kesholihan dari kaum adam, dan kan bergeming pada selain itu
Karena itu, aku yakin
walau bukan sekarang, namun di masa depan lelaki sholih pasti datang ke dalam
hidupku
Yang akan membawa
kenyamanan dalam bentuk iman
Yang mengutamakan agama
dan ibadah dari dalam hatinya juga
Untuk dia yang tidak
mungkin
Baik saat ini maupun
nanti
Terimakasih.
Terimakasih telah menunjukkan kesholihan diri
Yang berhasil membuatku
kagum dan jatuh hati
Terimakasih telah
menjadi insan yang berbeda di era saat ini
Terutama datang dari
negara yang asing pada dunia islami
Setelah 8 tahun rasa
percayaku bahwa akan ada lagi laki-laki sholih mulai luntur
Dia datang dengan cara
yang unik. Beda.
Terimakasih.
Author
: RiskaDwinda